Home / Dunia / Tuvalu Negara Kepulauan Terpencil Di Samudra Pasific

Tuvalu Negara Kepulauan Terpencil Di Samudra Pasific

vomo-lailai-fiji

Kepulauan Tuvalu adalah sebuah negara terpencil di selatan Samudera Pasifik, dekat dengan Kepulauan Fiji dan Kiribati. Selain alam pantainya yang elok, kepulauan ini juga punya kuliner yang unik.

Penduduk asli Tuvalu disebut sebagai orang Polynesia. Mereka bertubuh tinggi besar, berkulit cokelat dan berambut ikal. Populasi orang di Tuvalu tak lebih dari 10.000 jiwa. Inilah salah satu negara kecil yang terpencil di Samudera Pasifik.

Kepulauan Tuvalu terdiri dari 9 pulau kecil, dengan Pulau Funafuti sebagai pusat pemerintahannya. Tuvalu terkenal oleh keindahan alam dan budayanya. Penduduk Tuvalu masih berpegang erat pada nilai-nilai budaya lokal. Perpaduan alam dan budaya inilah yang menarik banyak wisatawan untuk mengunjungi Tuvalu.

Tuvalu
Sebuah Atol Di kepulauan Tuvalu

Ada kebiasaan unik yang dilakukan penduduk Tuvalu, yakni makan ikan mentah. Mereka sering menyebutnya dengan Ocean Restaurant. Tidak harfiah seperti restoran pada umumnya, melainkan makan ikan yang didapat langsung dari laut. Warga setempat sama sekali tidak mengolahnya terlebih dahulu. Tak ada pula tambahan saus atau bumbu, berbeda dengan sashimi ala Jepang.

Penduduk Tuvalu biasa pergi ke pantai untuk memancing ikan. Cara memancing ini pun berbeda, mereka hanya menggunakan seutas tali pancing kemudian menceburkan setengah badan ke pantai. Saat ikan didapat, mereka langsung membersihkan ikan tersebut menggunakan sebilah pisau kecil dan hap! Siap dimakan.

Menurut mereka, ikan lebih enak kalau dimakan mentah. Dagingnya masih segar dan terasa manis. Perairan Tuvalu dipenuhi ikan tuna, tak heran kuliner favorit mereka adalah ikan tuna mentah. Penasaran? Datang saja ke Tuvalu dan cicipi sendiri rasanya.

Sumber: Detik Travel

Lihat Juga

Thumbnails

Lakukanlah ini Jika Sedang Berlibur di Bali, karena semua nya murah hingga yang gratis

Jika Anda bukan orang yang percaya bahwa hal terbaik dalam hidup ini adalah kebebasan. Berikut ...