Home / Sejarah / Pesona Dataran Tinggi Dieng

Pesona Dataran Tinggi Dieng

Dataran tinggi Dieng terletak 30 km dari Kota Wonosobo, tepatnya di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Dataran tinggi Dieng memiliki banyak candi-candi kecil kuno yang indah terhampar di kawasan dataran tinggi gunung api.

dataran tinggi dieng2

Di dataran ini ada banyak candi bercorak Hindu dengan arsitektur yang indah dan unik. Selain itu daerah wisata ini juga memiliki Dieng Plateau Theater yang menyediakan informasi keajadian alam di sekitar Dieng. Bioskop ini mampu menampung 100 kursi, memiliki taman yang asri dan sangat nyaman untuk Anda bersantai sambil dimanjakan dengan panorama indah dari rangkaian pegunungan sekitarnya.

Nama ‘Dieng’ sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu  “Di”  yang berarti tempat yang tinggi dan ”Hyang” yang artinya tempat para dewa dewi. Diartikan kemudian sebagai tempat kediaman para dewa dan dewi. Ada juga yang mengartikannya dari bahasa Jawa yaitu “adi” berarti indah, berpadu dengan kata “aeng” yang artinya aneh. Penduduk setempat kadang mengartikannya sebagai tempat yang indah penuh dengan suasana spiritual.

Dataran tinggi Dieng bagaikan negeri di atas awan. Terhampar di ketinggian 2.000 m di atas permukaan laut membuat udaranya sejuk dan menyegarkan serta ditutupi kabut tebal. Karena keindahannya yang menakjubkan inilah diyakini bahwa Dieng dipilih sebagai tempat yang sakral dan tempat bersemayamnya dewa dewi.

candi kecil dieng
Salah satu candi-candi kecil di kawasan dataran tinggi Dieng

Kawasan Dieng memiliki banyak candi-candi  kecil yang dinamai tokoh-tokoh cerita epik Mahabrata seperti Bima, Gatot kaca, Arjuna dan Srikandi. Diyakini bahwa candi-candi ini dulu digunakan sebagai tempat tinggal para pendeta yang menyebarkan ajaran Hindu.

Selain itu kawasan ini terdapat juga lumpur mendidih yang mengeluarkan gelembung, danau belerang berwarna cerah, dan kabut tebal yang menyelimuti dataran tinggi Dieng. Melihat, merasakan, dan membayangkan tempat ini secara langsung akan membuat Anda memahami mengapa masyarakat Jawa menganggap Dieng sebagai tempat yang memiliki kekuatan supernatural. Saat terpesona dengan keindahan alam Dieng maka Anda sekaligus juga merasakan getaran misterius di tempat ini.

9199551054_47265755cb
Danau Cermin kawasan Dieng

Keindahan pemandangan alam kawasan Dieng telah banyak memukau wisatawan yang datang dan memberi kesan mendalam secara pribadi. Mulai dari danau-danau berwarna hijau dan kuning, airnya yang jernih dapat menjadi cermin, keindahan alam kawasan ini sungguh luar biasa.  Danau cermin ini merupakan fenomena keindahan dataran tinggi  Dieng yang sungguh mengagumkan. Jika Anda mendaki ke atas dataran tinggi Dieng maka seolah berada di puncak dunia. Anda akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa saat melihat pemandangan danau yang berwarna-warni dan berkabut tebal di sekelilingnya.

dieng-sunset

Bila itu belum cukup dan Anda ingin merasakan pengalaman yang lebih spektakuler maka datanglah ke dataran tinggi Dieng untuk melihat matahari saat terbit dan terbenam dengan warna keemasan dan keperakan yang luar biasa. Sunrise yang indah ini merupakan fenomena alam yang unik dan mengagumkan  apalagi bila Anda melihatnya dari atas candi.

anak-gimbal
Anak Gimbal Dieng,

Saat perjalanan menuju ke daratan tinggi Dieng ini Anda akan melewati perkebunan tembakau dan pemandangan gunung yang indah. Menelisik fenomena anak gimbal atau penduduk setempat menyebut “anak gimbal” yang tinggal di Dataran Tinggi Dieng merupakan pengalaman yang unik. Menurut kepercayaan warga setempat, anak gimbal merupakan anugerah dari para dewa sehingga fenomena ini patut disukuri. Biasanya jika rambut anak gimbal dipaksakan dipotong, maka si anak akan cenderung sakit-sakitan, dan anehnya rambut gimbal anak-anak gimbal tidak secara alami tumbuh ketika mereka dilahirkan, namun tumbuh saat usia mereka menginjak 1-2 tahun.

Rambut gimbal yang dimiliki oleh anak-anak dari Dieng ini bukanlah merupakan keturunan ataupun buatan campur tangan manusia melainkan bawaan sendiri. Tidak semua anak di Dieng memiliki rambut yang gimbal, hanaya beberapa anak yang diyakini istimewa saja yang mendapatkannya. Biasanya anak yang akan memiliki rambut gimbal diawali dengan demam dan suhu panas yang tinggi serta sang anak mengigau saat tertidur.

Demam ini tidak bisa disembuhkan dan akan sembuh dengan sendirinya, tetapi meninggalkan rambut yang tumbuh menjadi gimbal untuk sang anak. Anak yang berambut gimbal ini cenderung lebih aktif dan agresif dari pada pada umumnya dan terkadang sering menyendiri. Saat anak gimbal bermain dengan anak gimbal lagi maka tidak jarang berbuah menjadi pertengkaran.

Walaupun anak memiliki rambut yang terkesan aneh dan tidak biasa bagi anak pada umumnya, tetapi para orangtua umumnya akan senang jika memiliki anak yang rambutnya tumbuh menjadi gimbal, hal ini berkaitan erat dengan kepercayaan penduduk bahwa anak gimbal ini adalah titisan dari nenek moyang mereka sehinga hanya anak tertentu saja yang bisa memilikinya. Anak berambut gimbal ini di yakini akan membawa keberuntungan untuk keluarga.

Lihat Juga

Thumbnails

Air Terjun Tegenungan di Bali Menyediakan Kenyamanan yang Paling Nyaman

WisataPriangan.co.id – Jika Anda sedang berada di bali, dan menginginkan  ketenangan dan dari keramaian dan ...