Home / Ilmu Pengetahuan / Jadilah Wisatawan yang Bijak dan Ramah Terhadap Satwa Laut

Jadilah Wisatawan yang Bijak dan Ramah Terhadap Satwa Laut

foto-jadilah-wisatawan-yang-bijak-dan-ramah-terhadap-satwa-laut
Suasana menyelam di perairan bawah Dermaga Arborek, Raja Ampat. (Kompas TV)

Wisata bahari menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata Indonesia.  Berbagai macam wisata bahari dapat ditemui di Indonesia, misalnya wisata pantai, wisata bentang laut sepeerti cruise dan yacht,  snorkeling dan menyelam. Saat berwisata bahari, banyak wisatawan yang masih kurang menyadari dampak perilaku interaksi jarak dekat dengan satwa laut.

Dalam aktivitasnya, wisatawan tentu kerap kali sangat senang mengamati dan berinteraksi dari jarak dekat dengan satwa laut seperti burung laut, penyu, dan lumba-lumba.  Sayangnya, tak sedikit wisatawan yang masih kurang menyadari dampak perilaku tersebut terhadap sumber daya laut, terutama satwa laut.

 Pengamatan dan interaksi yang dilakukan tanpa memperhatikan sensitivitas satwa laut terhadap gangguan bisa menyebabkan perubahan perilaku, cedera bahkan kematian pada mereka.  Sering ditemui kasus dimana satwa laut terluka dan mati akibat terkena baling-baling kapal. Pengamatan satwa yang berlebihan juga dapat menyebabkan stres pada induk satwa yang berakibat terpisahnya induk dari anak-anaknya, hal ini akan menurunkan daya tahan hidup anak-anak satwa tersebut.

Agar pariwisata bahari dapat terus dinikmati dan memberikan manfaat sosial – ekonomi bagi masyarakat maupun bisnis,World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia mengajak seluruh wisatawan dan operator wisata untuk turut berpartisipasi mewujudkan pariwisata Indonesia  yang bijak dan ramah terhadap satwa laut.

Sumber: National Geographic Via BaBe

Lihat Juga

Thumbnails

ini dia 5 Pantai Menakjubkan di Sekitaran Surabaya

Sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, kekayaan alam dan budaya Surabaya sering diabaikan karena ...