Home / Animal / Gundukan Sarang Rayap Tertua Berusia 2.200 Tahun

Gundukan Sarang Rayap Tertua Berusia 2.200 Tahun

ditemukan-sarang-rayap-tertua-berusia-2-200-tahun-vb4k586oJZ

Rayap bisa disebut sebagai teknisi yang canggih karena mampu membangun gundukan lebih dari 10 meter dan lebar 15 meter sebagai fondasi. Gundukan ini dapat mengatur panas dan kondisi udara di dalam dan digunakan sebagai tempat berkembang biaknya serangga kecil. Namun, temuan baru mengungkapkan struktur gundukan ini begitu luar biasa. Usia gundukan ini dapat disebut sebagai perkiraan minimum.

Di hutan Mimobo, Afrika Tengah, para ilmuwan menemukan gundukan rayap berusia lebih dari 2.200 tahun. Gundukan ini tercatat sebagai gundukan rayap tertua yang pernah tercatat walaupun ada yang telah menjadi fosil. Gundukan lain yang ditemukan berusia paling tidak 750 tahun dan memastikan bahwa gundukan kuno ini bukanlah anomali. Temuan ini menunjukkan rayap menggunakan struktur yang sama selama berabad-abad.

Tempat rayap berkumpul

Gundukan seperti ini dibangun oleh spesies rayap Macrotermes falciger, di kawasan hutan Mimobo di Lubumbashi di Upper Katanga, Republik Demokratik Kongo. Rayap menggunakan gundukan ini sekitar 800 sampai 500 tahun lalu, khususnya pada masa musim panas di kawasan itu.

“Ukuran besar sekali gundukan itu menunjukkan usia struktur ini melebihi satu ratu rayap, yang biasanya jarang melebihi 20 tahun,” tulis para ilmuwan di jurnal Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology. Para peneliti yang dipimpin oleh Hans Erens dari Universitas Ghent di Belgia dan Universitas Lubumbashi di Republik Demokratik Kongo mengukur usia rayap dengan menggunakan teknik yang disebut Karbon 14.

rayap_termites_africa_640x360_zoonargmbhalamy_nocredit

Yang diteliti adalah rasio radioaktif isotop Karbon 14 di tanah yang digunakan rayap untuk membuat gundukan. Rasio isotop menunjukkan usia struktur. Para peneliti mengambil sampel aksis vertikal di tiap gundukan. Dari tempat gundukan yang diteliti, dua ternyata aktif dengan rayap berkumpul di bagian atas struktur.

Masih aktif

Dua gundukan tidak digunakan lagi oleh rayap dan dalam setiap kategori, para peneliti mengambil sampel dari struktur setinggi 3,5 meter dan gundukan sebesar lebih dari enam meter. Pada gundukan besar yang tidak aktif lagi, usia tanah yang digunakan untuk membangun struktur, semakin ke bawah semakin tua antara 2.335 sampai 2.119 tahun lalu. Gundukan yang lebih kecil menunjukkan profil serupa dengan fondasi berusia 796 sampai 684 tahun.

Lihat Juga

Thumbnails

Nadine Chandrawinata ditunjuk Sebagai Duta Wisata Bahari Oleh WTP

Nadine Chandrawinata selama ini sangat menyukai hal-hal berbau laut, seperti renang, diving, dan sejenisnya. Karena ...