Home / Tempat Wisata / Pantai Apra – Pantai Selatan Cianjur

Pantai Apra – Pantai Selatan Cianjur

Pantai-Apra

WisataPriangan.co.id – Namanya Pantai Apra, pantai ini terletak di kecamatan Sindang Barang, Cianjur Selatan. Letaknya disebelah selatan kota Sindang Barang, kurang lebih 300 meter dari alun-alun Sindang Barang, dekat dengan Muara Sungai Cisadea dan biasanya di muara ini banyak sekali rakit yang digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan di sungai.

Apra dan sungai Cisadea bisa terkenal saat Musim Impun tiba. Impun ini berupa ikan yang kecil-kecil hampir sama dengan bentuk belatung namun ini sangat nikmat dan lezat, musim Impun ini biasanya terjadi pada 21 hingga 25 setiap bulannya ataupun hanya pada bulan-bulan tertentu saja. Pada siang hari pantai ini nyaris tidak ada yang berkunjung (kecuali Lebaran) karena panas yang sangat menyengat dan tidak ada pepohonan untuk berteduh.

Dengan jarak yang cukup jauh dari kota Cianjur, melewati rute memasuki gunung yang berbelok-belok serta naik turun hingga bertemu dengan jalanan yang rusak, kurang lebih 4 jam perjalanan, tibalah di lokasi yang dituju. Untuk masuk ke pantai, sebelumnya ada sebuah pos yang dijaga oleh warga sekitar mungkin mereka meminta biaya tarif masuk sebesar Rp. 10.000. Tak mengerti dengan bagaimana hitungannya perorang atau perkendaraan, sebuah karcis diberikan sebagai tanda bukti masuk ke pantai.

Pantai ini menyajikan pemandangan menarik. selain itu kamu bisa berenang, berjemur, berolahraga pantai, menikmati pemandangan, atau memotret pemandangan. Di pantai ini disediakan tempat parkir dan warung-warung tradisional. Namun karena kurang nya perhatian dari pemerintahan dan masyarakat setempat yang kurang peduli dengan potensi ekowisata yang satu ini, menjadikan pantai ini sepi pengunjung setiap hari nya, kecuali pada saat lebaran tiba.

Pantai Apra lazimnya pantai selatan pada umumnya, maka tak heran jika terasa angin kencang dan melihat sapuan ombak yang begitu besar sehingga cocok sekali jika digunakan untuk berselancar. Namun air lautnya tidak terlihat berwarna biru seperti pantai lainnya, justru mirip lumpur. Menurut keterangan warga sekitar, air laut tersebut memang lumpur akibat hujan dan longsor di beberapa tempat yang terjadi dalam sebulan terakhir yang bermuara di pantai ini.

Apra sendiri ternyata menyimpan sebuah sejarah dalam pemberontakan perang dalam kemerdekaan Indonesia, dan banyak yang menyebut APRA adalah kepanjangan dari Angkatan Perang Ratu Adil.

Tidak ada ciri serta keunikan yang khas dari pantai yang satu ini, hanya saja saat sore hari banyak orang yang berkunjung untuk melihat matahari terbenam ataupun sekedar foto-foto. Saat malam minggu tiba, pantai ini biasanya begitu ramai dimalam hari karena dijadikan sebagai tempat nongkrong oleh kalangan muda yang ingin menghabiskan malam minggunya di pantai ini.

 

Lihat Juga

Thumbnails

Air Terjun Tegenungan di Bali Menyediakan Kenyamanan yang Paling Nyaman

WisataPriangan.co.id – Jika Anda sedang berada di bali, dan menginginkan  ketenangan dan dari keramaian dan ...