Home / Tempat Wisata / Asyiknya Berpetualang dan Bermain dengan Orangutan di TN Gunung Leuser

Asyiknya Berpetualang dan Bermain dengan Orangutan di TN Gunung Leuser

Taman-Nasional-Gunung-Leuser
(Source: http: ilmuhutan.com)

WisataPriangan.co.id – Taman Nasional Gunung Leuser atau yang biasa disingkat TNGL adalah merupakan salah satu Kawasan Pelestarian Alam yang di lindungi Undang-undang Republik Indonesia No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan juga memiliki luas 1.094.692 ha, dengan panjang 150 km dan lebar 100 km. Sebagian dari taman nasional ini merupakan wilayah Sumatera Utara meliputi Kabupaten Dairi, Karo, dan Langkat.

Taman Nasional ini secara administrasi terletak di dua provinsi yaitu Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Hutan ini dominannya berada di Aceh Timur, Aceh Selatan, dan Langkat Sumatera Utara, dan juga hutan ini dikenal dengan hasil  kopi kelas dunia dan tembakaunya. Taman nasional ini mengambil nama dari Gunung Leuser dengan ketinggian mencapai 3.466 meter di atas permukaan laut yang terdapat di wilayah Aceh, dan merupakan salah satu taman nasional terbesar dan paling beragam di Indonesia seluas 7.927 km² di ujung utara Sumatera.

Areal di sekitar Gunung Leuser dikenal dengan sebutan Ekosistem Leuser, yang meliputi pantai hingga pegunungan dengan hutan lebat yang dikenal dengan hutan hujan tropis.

Orangutan Sumatera
Orangutan Sumatera (Source: oomsyukri)

Anda dapat memulai petualangan di taman nasional ini melalui Bukit Lawang, Sumatra Utara, di mana salah satu dari dua habitat yang tersisa untuk Orangutan Sumatera bediam diri dan ini sangat mengesankan. Temukan kelembutan primata ini ketika Anda coba berinteraksi dengan mereka. Hutan Gunung Leuser juga memiliki kekayaan buah-buahan tropis seperti mangga, rambutan, durian, alpukat, jeruk, pepaya, dan jambu biji. 

Taman Nasional Gunung Leuser dan area disekitarnya dikenal dengan nama Kawasan Ekosistem Leuser yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO (2004). Ada sekira 130 spesies dapat diidentifikasi di Taman Nasional Gunung Leuser, yaitu: harimau sumatera, gajah, badak, siamang, kera, macan tutul, reptil, ikan, dan juga 325 spesies burung.

Lokasi Taman Nasional Gunung Leuser sangatlah luas, mencakup hutan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan lumut, dan sampai hutan subalpine. Dengar berbagai ekosistem, taman nasional ini sebenarnya merupakan kelompok berbagai cagar alam dan hutan, yaitu: Cagar Alam Gunung Leuser, Kappi Cagar Alam, Cagar Alam Kluet, Sikundur-Langkat Wildlife Reserve, Ketambe Research Station, Singkil Barat, dan Dolok Sembilin.

Taman Nasional Gunung Leuser mencakup lebih dari 100 kilometer Pegunungan Bukit Barisan, dikenal karena kondisinya yang curam, medan pegunungan yang hampir tidak dapat diakses. Ketinggiannya berkisar dari daerah pantai di Kluet (Aceh Selatan) yaitu 3.381 meter di atas Gunung Leuser (Aceh Tenggara). Sungai Alas yang menakjubkan memotong taman ini menjadi bagian timur dan barat, di mana adrenalin Anda yang haus akan pemandangan hutan tropis menawan akan terpenuhi.

Petualangan ke Taman Nasional Gunung Leuser lebih dari sekedar petualangan besar ke kebun binatang sesungguhnya. Datang dan berkunjunglah ke sebuah desa kecil Ketambe yang ramah  dimana penduduk lokal secara alami memiliki pengetahuan mengenai flora fauna di sini.

Kegiatan dan Berkeliling

Jelajahi setiap jalan ketika Anda pergi ke taman ini. Melihat orangutan di alam mereka merupakan salah satu pengalaman terbaik dalam hidup Anda. Jadi, siapkan perlengkapan Anda untuk mempelajari kehidupan orangutan di taman ini. Secara kolektif melindungi satwa liar yang beragam seperti di Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Kerinci Seblat, taman-taman ini merupakan Situs Warisan Dunia. Ini adalah satu-satunya tempat di bumi di mana empat hewan spektakuler di dunia yaitu orangutan, badak, gajah, dan harimau ditemukan secara bersamaan.

Thomas TN Gunung Leuser
Thomas/Khedi (Source: tripadvisor.com)

Thomas atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Kedhi merupakan pelompat terbaik, mereka bisa lompat dari satu pohon ke pohon lain, tanpa jatuh ke tanah. Thomas ini tidak agresif, jadi jika memungkinkan Anda bisa beri makan langsung. Jenis monyet ini memiliki rambut gaya Mohawk.

Desa Ketambe menawarkan kegiatan yang menyenangkan di Sungai Alas. Di sini, Anda bisa menggunakan ban untuk meluncur di atas air sungai. Ban ini bisa disewa di berbagai kios di sepanjang desa.

Kegiatan lain yang Anda mungkin coba adalah mengunjungi gua kelelawar, hiking sepanjang sawah dan perkebunan karet, mengunjungi proyek-proyek sosial seperti sekolah bahasa Inggris gratis, rumah anak-anak dan klinik, dan pasar Jumat gembira. Anda juga bisa bergaul dengan beberapa penduduk setempat dan menikmati suasana santai di warung makan lokal.

Untuk perjalanan yang lebih menantang, Anda bisa hiking ke puncak Gunung Leuser, yang memakan waktu sekitar 10-14 hari. Desa kecil Angasan adalah titik awal pendakian yang terbaik. Sangat dianjurkan ketika Anda pergi ke hutan dengan membawa beberapa pemandu lokal. Semua pemandu di sini terpercaya dan  berlisensi, dan karenanya Anda tidak hanya akan aman tapi juga nyaman.

Kuliner dan Akomodasi

Untuk melakukan petualangan di Taman Nasional Gunung Leuser mungkin memerlukan beberapa persediaan dan perbekalan untuk menemani dalam perjalanan anda terlebih dahulu, makanan lebih banyak tersedia Bukit Lawang dan Ketambe, pilihan lain adalah Anda berbelanja kebutuhan sebelumnya di kota terdekat seperti Kutacane. Jenis makanan yang sering dijajakan adalah makanan khas Aceh tetapi makanan padang pun banyak tersedia.

Dan jika anda berminat untuk bermalam di kawasan Taman Nasional ini anda tidak perlu khawatir tentang penginapan, karena taman nasional ini sudah memiliki banyak tempat penginapan yang beragam, seperti penginapan hotel Jungle Inn, adalah sebuah akomodasi yang menyenangkan, tepat di seberang tempat di mana orangutan hidup. Hotel ini menawarkan kamar yang cukup murah. Jungle Inn memiliki beberapa  ruangan khusus yaitu Honeymoon Suite dan Penthouse

Transportasi

Masuk dari Bukit Lawang di Sumatera Utara dan melakukan perjalanan ke Medan adalah rute yang mudah. Silakan lihat Transportasi – artikel Medan untuk aksesibilitas yang lebih rinci. Ketambe juga merupakan alternatif untuk masuk ke Taman Nasional Leuser. Menuju Ketambe juga lebih mudah dari Medan atau Kutacane, sebuah kota dekat ke Ketambe.

Anda dapat menggunakan bus dari Medan, di Terminal Bus Pinang Baris ke Bukit Lawang, 86 km melalui jalan darat ke barat laut. Periksa harga tiketnya untuk satu kali perjalanan dan siapkan uang Anda di muka. Bus berangkat setiap 30 menit. Kadang-kadang jadwalnya tidak pasti. Untuk kembali ke Medan, Anda dapat mengambil minibus atau bus besar dari Terminal Bus Bukit Lawang.

Anda akan  menemukan pengemudi menawarkan minivan dari terminal feri Belawan langsung ke Bukit Lawang. Harga dapat bervariasi dan lebih tinggi dibandingkan dengan transportasi umum.

Sumber: Pesona Indonesia

Lihat Juga

Thumbnails

Air Terjun Tegenungan di Bali Menyediakan Kenyamanan yang Paling Nyaman

WisataPriangan.co.id – Jika Anda sedang berada di bali, dan menginginkan  ketenangan dan dari keramaian dan ...