Home / Berita / Ternyata Gunung Berapi di Venus Masih Aktif

Ternyata Gunung Berapi di Venus Masih Aktif

 gunung berapi di Venus ternyata masih aktif
(source: ESA)

Aktivitas vulkanis di Venus tak aktif sejak jutaan tahun yang lalu. Namun penelitian terbaru mengungkapkan Gunung Berapi di Venus telah meletus baru ini.

Selama ini para peneliti percaya, aktivitas vulkanis di Venus tidak lagi aktif sejak jutaan tahun yang lalu. Namun dalam penelitian terbaru terungkap bahwa gunung berapi di Venus telah meletus baru-baru ini.

Dalam sebuah observasi yang diselenggarakan oleh badan luar angkasa Eropa (ESA) terungkap bahwa gunung Idunn Mons di Venus memancarkan tingkat radiasi yang tinggi. Hal ini menandakan bahwa lava baru saja melewati daerah ini.

Para peneliti juga menggunakan foto permukaan Venus yang diambil oleh wahana Venus Express milik ESA. Foto tersebut menunjukkan aliran lava mengalir di sepanjang sisi timur gunung. Fakta ini memberi sinyal bahwa Idunn Mons masih aktif.

“Venus adalah planet yang selalu dianggap saudara kembar Bumi. Tapi awan tebal yang menyelimuti Venus masih menyembunyikan banyak rahasia,” ujar Piero D’Incecco, salah satu peneliti yang terlibat.

Sejak dulu para ilmuwan meyakini bahwa Venus memiliki gunung berapi yang masih aktif.

Menganalisis data yang dikumpulkan oleh wahana Venus Express, ilmuwan kini membuktikan bahwa planet kedua terdekat dari Matahari itu memang punya gunung semacam Merapi atau Sinabung.

“Kami telah melihat sejumlah peristiwa di mana spot-spot di permukaan Venus tiba-tiba memanas dan mendingin,” kata Eugene Shalygin dari Max Planck Institute for Solar System Research.

Ada empat spot yang dideteksi ilmuwan. Sebelumnya, ilmuwan telah mengetahui bahwa spot itu merupakan wilayah gunung berapi. Namun, baru kali ini ilmuwan berhasil membuktikan bahwa spot itu bisa mengalami perubahan temperatur signifikan.

Pada spot yang disebut “Object A” yang luasnya hanya sekitar 1 kilometer persegi, ilmuwan mengetahui bahwa temperaturnya bisa mencapai 830 derajat celsius, jauh lebih tinggi daripada temperatur biasanya yang sekitar 480 derakat celsius.

Hasil penelitian ini konsisten dengan data lain dari Venus Express yang menunjukkan gejala vulkanisme di Venus baru-baru ini.

Tahun 2010, citra inframerah sejumlah gunung yang diambil Venus Express mengindikasikan bahwa lava pernah mengalir ribuan hingga jutaan tahun lalu. Beberapa tahun kemudian, adanya lonjakan sulfur di atmosfer Venus yang bisa menjadi petunjuk bahwa sebuah gunung berapi tengah aktif.

Lihat Juga

Thumbnails

Oksigen Atomik Ditemukan di Mars

CALIFORNIA – Para ilmuwan tak berhenti menemukan sesuatu yang baru di Mars. Terbaru, para ilmuwan ...