Home / Berita / Wisata Tapal-Batas di Kembangkan Serius oleh Pemerintahan Sambas

Wisata Tapal-Batas di Kembangkan Serius oleh Pemerintahan Sambas

Wisata Tapal-Batas
Magnet Bahari Wisata Tapal Batas (source: radarriaunet dot com)

Kelompok Jejaring Wisata (Jewita) Kalimantan Barat chapter Sambas bertekad membantu pemerintah mempromosikan “border tourism” alias wisata tapal-batas. “Kabupaten Sambas adalah daerah yang unik karena memiliki perbatasan darat langsung dengan Serawak, Malaysia,” kata Ketua Jewita Kalbar Chapter Sambas, Ahmad Fauzi, Ahad, 8 Januari.

Wisata Tapal-Batas di Kembangkan Serius oleh Pemerintahan Sambas

Fauzi berpendapat bahwa karena letak geografisnya yang unik tersebut banyak peluang bisa digali. Dia mengatakan selama ini pun Sambas sudah menyimpan potensi wisata yang menarik, mulai wisata alam, budaya dan seni, hinga sejarah. “Sambas memilikinya.”

Sambas mulai melangkah mewujudkan srategi wisata

Sambas memang sudah mulai melangkah mewujudkan srategi wisata tersebut. Pada Sepember tahun lalu, misalnya, digelar Cross Border Festival seama dua hari. Festival ini memberi peluang bagi insan pariwisata untuk menyajikan produk terbaiknya guna mengundang wistawan. Terbukti usaha itu cukup sukses. Ribuan wisatawa asal Malaysia melntasi baas untk melihat berbagai acara.

Tahun sebelumnya acara serupa juga sudah digelar, dan juga sukses. Saat it kunjungan wisatawan Malaysia meningkat 10 kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

Fauzi yakin keinginan mengenalkan wisata Sambas bisa terwujud dengan adanya media sosial. “Hanya tinggal mengorganisir dan membuat tim kreatif untuk menggali sisi-sisi mana saja yang akan dikenalkan.”

Fauzi mencontoh salah satu obyek wista yang menarik perhatian kalangan, yakni Pantai Temajuk di Kecamatan Paloh. Daerah pantai tersebut berbatasan langsung dengan Malaysia. Panoramanya sangat asri, masih alami, dan terjaga dengan baik.

“Masih di daerah Paloh, ada juga Pantai Kampak yang merupakan daerah konservasi penyu,” kata Fauzi. Selain itu ada wisata alam, seperti hutan mangrove. “Saat ini lagi ramai- ramainya dikunjungi,” kata dia.

Dalam aspek budaya Sambas memiliki kerajinan pembuatan songket di Desa Semberang, Kecamatan Sambas. Di sana pelancong bisa melihat langsung bagaimana kain yang kini mendunia itu dibuat.

Adapun soal wisata sejarah, Sambas memiliki istana kerajaan Sambas terdahulu yang terletak di Desa Kaum atau di tengah Kota Sambas.

Source : Tempo

Lihat Juga

Thumbnails

Keindahan, Sejarah, dan Keagungannya Pura Ulun Danu Beratan Bali

Keindahan, Sejarah, dan Keagungannya Pura Ulun Danu Beratan Bali selain dikenal dengan sebutan syurga dunia ...