Home / Berita / Plus dan Minus Traveling di Musim Panas

Plus dan Minus Traveling di Musim Panas

c9e126db64af82c82fe10c6fa84d4a7d

Indonesia hanya punya dua musim yakni penghujan serta musim panas alias kemarau. Dari dua musim ini, musim panas sering dipilih oleh para traveler untuk menjelajah alam Indonesia

Menurut data dari Kementrian Pariwisata, produk wisata utama di Indonesia 35 % nya adalah alam sedangkan 60 % berupa budaya. Bukan hal yang mengherankan karna Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat majemuk. Majemuk dalam hal budaya serta kondisi alam

Ngomong-ngomong soal wisata alam, musim panas adalah musim terbaik untuk bertualang ke alam terbuka. Di musim panas, kita bisa menikmati pemandangan alam dengan lebih maksimal. Namun, jika musim panas berlangsung terlalu lama, hal ini juga bisa berdampak tidak baik bagi alam sehingga acara traveling kita juga menjadi tidak maksimal

Ada sisi positif serta negatif saat kita memutuskan untuk liburan di musim panas. Berikut ini adalah beberapa diantaranya

Positif

  1. Bisa mendapatkan pemandangan yang maksimal karna tidak terhalang mendung

Tujuan dari traveling ke alam terbuka salah satunya adalah untuk menikmati pemandangan alam yang ada. Alam Indonesia menyajikan keindahan yang bisa membuat kita lupa daratan. Baik itu di pantai atau pegunungan. Keindahan pemandangan alam Indonesia bisa kita nikmati dengan maksimal saat musim panas karna tidak akan terhalang oleh mendung

Awal musim panas, sekitar April hingga Meiadalah waktu yang paling pas untuk menjelajahi alam Indonesia karna kondisi alam sedang bagus-bagusnya. Rumput-rumput masih akan terlihat hijau sedangkan langit akan terlihat sangat biru tanpa adanya mendung

  1. Tidak perlu bawa jas hujan

Hujan bisa menjadi penghalang saat kita sedang traveling. Ia memaksa kita untuk pulang lebih awal atau membatalkan rencana tertentu. Musim panas banyak dipilih oleh para traveler karna resiko turunnya hujan sangat kecil bahkan cenderung nol jika musim panas telah mencapai puncaknya seperti akhir-akhir ini

Tidak adanya hujan akan membuat kita lebih leluasa dalam menyusun itinerary dan liburan pun menjadi lebih menyenangkan

  1. Kemungkinan pesawat delay sangat kecil

Salah satu faktor yang membuat pesawat delay adalah kondisi cuaca buruk. Kecuali ada bencana alam seperti gunung meletus atau kabut asap seperti sekarang ini, jarang sekali ada berita tentang ditundanya jadwal penerbangan saat musim panas. Sehingga, kita bisa datang ke tempat tujuan tepat waktu dan menjalankan itinerary yang telah kita susun dengan baik

Negatif

  1. Jika musim kemarau terlalu panjang, keindahan alam jadi berkurang

Seperti yang terjadi sekarang ini, musim kemarau bisa berlangsung lebih lama dari yang telah diprediksikan. Musim panas yang berlangsung terlalu lama akan membuat pemandangan alam menjadi tidak sempurna. Rumput-rumput dan pohon akan mengering. Yang ada hanya gersang

Itulah kenapa sebaiknya kita segera traveling di awal musim kemarau. Apalagi untuk para fotografer. Menjelajahi alam Indonesia di awal musim panas akan menghasilkan karya foto yang lebih bagus

2. Harus lebih berhati-hati karna alam jadi lebih rentan

Saat musim kemarau mencapai puncaknya dimana banyak daun-daun yang menjadi kering, alam akan menjadi sangat rentan terhadap resiko kebakaran. Seperti yang sering kita baca di media tentang terbakarnya hutan-hutan di beberapagunung Indonesia

Pemicu kebakaran hutan bisa macam-macam. Bahkan dari puntung rokok yang apinya bahkan tidak seberapa. Sehingga, kita harus lebih hati-hati saat beraktivitas di alam terbuka saat musim kemarau sedang mencapai puncaknya

Sumber: Yukpiknik Via BaBe

Lihat Juga

Thumbnails

Keindahan, Sejarah, dan Keagungannya Pura Ulun Danu Beratan Bali

Keindahan, Sejarah, dan Keagungannya Pura Ulun Danu Beratan Bali selain dikenal dengan sebutan syurga dunia ...